ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I, Laksamana Muda TNI Deni Septiana beserta jajaran, di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang strategis dalam memperkuat koordinasi lintas institusi, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang.
Kunjungan tersebut tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Kodaeral I dalam mendukung fase transisi menuju pemulihan total, terutama pada sektor infrastruktur, sosial, dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Dalam kesempatan itu, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan respon cepat Kodaeral I sejak awal penanganan bencana. Menurutnya, keterlibatan TNI Angkatan Laut memberikan dampak signifikan dalam membantu percepatan penanganan di lapangan.
“Kami sudah menyalurkan bantuan dalam beberapa tahapan. Saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengusulkan bantuan lanjutan dan masih menunggu proses realisasi bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berkomitmen mengawal seluruh proses usulan tersebut agar penanganan kepada warga terdampak dapat berjalan tepat sasaran, berkeadilan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, Bupati juga memaparkan perkembangan penanganan pascabencana, termasuk kegiatan pengerukan sedimen sungai di wilayah hilir sepanjang 8 kilometer yang saat ini tengah dikerjakan oleh Satgas Kuala. Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir serta memperkuat sistem pengendalian air di kawasan rawan.
“Ini merupakan langkah penting dalam upaya mitigasi bencana ke depan agar dampak banjir dapat diminimalisir,” tambahnya.
Bupati Armia juga menjelaskan bahwa Aceh Tamiang saat ini telah memasuki fase transisi menuju pemulihan total, dengan fokus utama pada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Program prioritas meliputi pemulihan infrastruktur, normalisasi sungai, pembangunan hunian tetap (huntap), serta pemulihan sosial-ekonomi masyarakat.
Penanganan tersebut turut melibatkan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera di bawah koordinasi pemerintah pusat, dengan dukungan lintas kementerian/lembaga, termasuk unsur TNI dan Polri.
Dalam forum tersebut, Bupati juga berharap Kodaeral I dapat terus memberikan dukungan dalam mempercepat proses pemulihan, khususnya pada sektor-sektor strategis yang menjadi kewenangan dan kapasitas TNI Angkatan Laut.
Sementara itu, Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deni Septiana, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung langkah-langkah pemulihan di Aceh Tamiang.
“Kami masih memiliki banyak personel yang siap membantu Aceh Tamiang,” tegasnya.
Turut mendampingi Komandan Kodaeral I dalam kunjungan tersebut Asisten Intelijen Kolonel Laut (P) Bambang Widodo, Asisten Teritorial Kolonel Laut (T) Evi Bayu Priyatno, Kepala Dinas Teritorial Kodaeral I Kolonel Marinir Farick, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Marinir Bondan Wahyu Adi, serta Koorsmin Letkol Laut (P) Akhbar Faisal Harahap.












