Aceh Tamiang Genjot Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Ekonomi Kampung Bangkit

Ekonomi, Nasional112 Dilihat

ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di berbagai kampung. Hingga saat ini, sebanyak 51 Koperasi Merah Putih tengah dibangun dan tersebar di 51 kampung dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Aceh Tamiang, Ibnu Azis, SKM, M.Kes, Rabu (6/5/2026), mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat penguatan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung program nasional Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ibnu Azis menjelaskan untuk pelaksanaan pembangunan pemerintah pusat menunjuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) sebagai BUMN pelaksana yang bertanggung jawab atas pembangunan gudang, fasilitas, dan pembinaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Untuk saat ini, Aceh Tamiang sedang membangun 51 Koperasi Merah Putih yang tersebar di 51 kampung. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) melalui Danantara. Besaran anggaran setiap KDMP yaitu sebesar 1,1 miliar,” ujar Ibnu Azis.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menargetkan jumlah koperasi yang dibangun akan terus bertambah hingga mencapai 60 unit pada Agustus 2026 mendatang. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

Menurutnya, program Koperasi Merah Putih bukan hanya sekadar pembangunan fisik, namun juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil, memperpendek rantai distribusi barang, hingga membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Tujuan didirikannya Koperasi Merah Putih ini tentu sejalan dengan program Bapak Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kampung,” tambahnya.

Secara nasional, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Pusat. Presiden Prabowo Subianto menargetkan puluhan ribu koperasi dapat berdiri di seluruh Indonesia guna memperkuat kemandirian ekonomi desa, memangkas ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pemerintah pusat juga menyebut koperasi tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti gudang penyimpanan, layanan distribusi, akses pembiayaan mikro, hingga fasilitas pendingin untuk mendukung hasil pertanian dan perikanan masyarakat.

Di Aceh Tamiang sendiri, pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat pascabanjir sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, petani, dan nelayan di daerah.

Dengan target pembangunan yang terus dikebut hingga Agustus mendatang dapat terlaksana 60 KDMP, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang optimistis kehadiran Koperasi Merah Putih akan menjadi tonggak baru kebangkitan ekonomi kampung berbasis gotong royong dan kemandirian masyarakat.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *