Ground Breaking Masjid Agung, Bupati Armia Tegaskan Komitmen Bangun Ikon Religi Aceh Tamiang

Headline102 Dilihat

ACEH TAMIANG — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang resmi memulai kembali pembangunan Masjid Agung melalui prosesi ground breaking atau peletakan batu pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Kamis (7/5/2026).

Pembangunan masjid yang digadang-gadang menjadi ikon religi dan pusat aktivitas umat di Bumi Muda Sedia itu menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Armia Pahmi bersama Wakil Bupati Ismail.

Momentum tersebut sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan mental dan spiritual masyarakat yang berlandaskan syariat Islam.

Dalam sambutannya, Bupati Armia menegaskan bahwa pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol persatuan umat dan martabat daerah.
“Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen melanjutkan rencana pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang,” ujar Armia di hadapan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, dan tamu undangan.

Ia menyebutkan, pembangunan rumah ibadah tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemulihan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat Aceh Tamiang. Menurutnya, masjid harus hadir tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan keagamaan.

“Ground breaking Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang yang kita hadiri bersama ini merupakan pertanda dimulainya ikhtiar besar pemerintah dalam membangun mental spiritual masyarakat. Ini bukan kerja bupati semata, bukan pula kerja panitia, tetapi kerja kita bersama,” tegasnya.

Armia juga mengungkapkan bahwa desain masjid nantinya akan mengusung arsitektur berciri khas kearifan lokal Tamiang. Selain menjadi simbol religius, masjid tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata religi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Jika telah terbangun, kelak Masjid Agung ini akan menjadi destinasi religi, menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi umat di sekitarnya,” katanya.

Di akhir sambutannya, Armia mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, hingga pihak swasta untuk ikut berpartisipasi mendukung pembangunan masjid tersebut agar dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, Hermanto Pakeh, menjelaskan bahwa masjid akan dibangun di atas lahan berukuran 100 x 100 meter persegi dengan estimasi anggaran mencapai Rp100 miliar. Hingga saat ini, dana sumbangan yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp2,54 miliar.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Bupati Armia bersama unsur Forkopimda. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penggalangan donasi dari para tamu undangan yang berhasil menghimpun dana sekitar Rp1,3 miliar untuk mendukung kelanjutan pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *