Bang Zack Buka Pelatihan Guru Ngaji di Aceh Tamiang, Dorong Penguatan Benteng Moral Generasi Muda

Berita, Daerah, Religi106 Dilihat

ACEH TAMIANG — Anggota DPR Aceh, Muhammad Zakiruddin atau yang akrab disapa Bang Zack, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik Guru Ngaji Tahap I yang digelar Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Grand Arya Aceh Tamiang, Selasa (12/5/2026), tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tengah derasnya tantangan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin mempengaruhi kehidupan generasi muda.

Dalam sambutannya, Bang Zack menegaskan bahwa keberadaan guru ngaji memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, para tenaga pendidik agama merupakan garda terdepan dalam menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang kini semakin memprihatinkan.

“Peran guru ngaji sangat mulia. Hari ini anak-anak kita menghadapi banyak tantangan, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, judi online hingga berbagai pengaruh negatif lainnya yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Bang Zack di hadapan peserta pelatihan.

Ia menilai, pendidikan agama harus menjadi pondasi utama dalam membangun generasi yang kuat secara moral dan spiritual. Dengan pemahaman agama yang baik, anak-anak diyakini mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Aceh.

Politisi muda Partai Aceh Dapil 7 (Langsa – Aceh Tamiang) ini mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para guru ngaji, untuk terus memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing sebagai bentuk investasi masa depan bangsa.

“Mari bersama-sama menjaga anak-anak kita dengan bekal ilmu agama yang baik. Insyaallah, ilmu agama akan menjadi benteng perlindungan sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, religius, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah,” tambahnya.

Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut diikuti para guru ngaji dari berbagai kecamatan di Aceh Tamiang. Selain bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, pelatihan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi Aceh yang unggul, religius, dan berdaya saing di masa depan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *