LANGSA – Universitas Samudra (Unsam) mengukuhkan 454 lulusan pada Sidang Terbuka Senat Universitas dalam rangka Upacara Wisuda Program Magister dan Sarjana Periode I Tahun 2026. Prosesi berlangsung di Gedung Multiguna Unsam, Langsa, Selasa (12/5/2026).
Wisuda kali ini menjadi momen bersejarah bagi Unsam karena untuk pertama kalinya meluluskan mahasiswa Program Magister sejak dibukanya program pascasarjana di kampus tersebut.
Prosesi sidang senat terbuka secara resmi dibuka oleh Ketua Senat Unsam, Dr. Ir. M. Amin, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas capaian Unsam yang terus berkembang dan mampu melahirkan lulusan magister perdana.
“Ini tonggak penting bagi Unsam. Kehadiran Program Magister menunjukkan peningkatan kapasitas akademik dan kepercayaan masyarakat terhadap kampus kita,” ujar Dr. M. Amin.
Sementara itu, Rektor Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T. menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses pendidikan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat.
“Gelar akademik yang saudara sandang bukan hanya simbol keberhasilan intelektual, tetapi amanah moral untuk membawa ilmu pengetahuan demi kemajuan umat dan bangsa,” ujar Hamdani.
Ia juga mengingatkan bahwa Unsam berdiri berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2013 sebagai bagian dari pemerataan akses pendidikan tinggi di Aceh, khususnya wilayah timur.
Dalam kesempatan itu, Rektor mengungkapkan bahwa pada awal tahun 2026 Unsam telah menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait pemanfaatan Gedung Magnet School sebagai sarana perkuliahan bagi mahasiswa asal Aceh Timur.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat. Ini menjadi bukti nyata bahwa Unsam terus membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat Aceh,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang menyampaikan orasi ilmiah mengenai tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi di masa depan. Iskandar menekankan pentingnya pembentukan karakter, kompetensi, dan literasi di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
“Setelah menjadi sarjana, bukan lagi berpikir mau jadi apa, tetapi mau membuat apa. Di situlah lahir generasi hebat yang mampu membuka peluang dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Iskandar.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
“Kita tidak perlu terpukau dengan masa lalu, tetapi harus mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Teknologi harus digunakan secara bijak,” pesannya.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., melaporkan sebanyak 454 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan pada periode ini, terdiri atas 7 lulusan Program Magister dan 447 lulusan Program Sarjana. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 lulusan berhasil meraih predikat pujian.
Adapun rincian lulusan berdasarkan fakultas meliputi Fakultas Hukum Program Magister 7 orang, Fakultas Hukum Program Sarjana 50 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 41 orang, Fakultas Pertanian 75 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 154 orang dan Fakultas Sains dan Teknologi 127 orang.
Dr. Natsir menjelaskan seluruh lulusan telah memenuhi standar akademik sesuai ketentuan nasional pendidikan tinggi dan regulasi internal universitas.
“Capaian ini tidak hanya menggambarkan keberhasilan individual mahasiswa, tetapi juga mencerminkan kualitas sistem akademik yang dibangun dan dijalankan Universitas Samudra secara konsisten,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Unsam juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik. Untuk Program Magister, penghargaan diberikan kepada Devi Marlina Been dari Fakultas Hukum dengan IPK 3,90. Sementara lulusan terbaik Program Sarjana diraih oleh Afriliani Fakultas Hukum (IPK 3,82) penerima KIP-K, Sri Wulandari Rambe Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IPK 3,79) penerima KIP-K, Della Puspita Sari Fakultas Pertanian (IPK 3,77), Hasbi Assidiqi NST Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IPK 3,94) penerima KIP-K, dan Imamuzzikra Fakultas Sains dan Teknologi (IPK 3,88) penerima KIP-K. (S3M).









