TMMD Ke-128 Resmi Dibuka, Sinergi TNI dan Pemda Percepat Pemulihan Pascabencana

Headline, Nasional64 Dilihat

ACEH TAMIANG — Semangat gotong royong kembali bergema dari pelosok desa. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0117/Aceh Tamiang resmi dibuka melalui upacara khidmat di Lapangan SMP Negeri 7 Sulum, Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, Rabu (22/4/2026).

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi beberapa waktu lalu.

Pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, sekaligus penandatanganan naskah serah terima pekerjaan kepada Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, yang bertindak sebagai Dansatgas TMMD.

Dalam keterangannya, Dansatgas TMMD Letkol Raden Subhi Fitra Jaya menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD kali ini difokuskan di Desa Sulum dengan sasaran yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun pemberdayaan.

“Sasaran fisik mencakup pengerasan dan pelebaran jalan sepanjang 12 kilometer dengan lebar 6 meter, pembangunan tiga unit pelat beton, lima gorong-gorong Aramco, serta satu gorong-gorong beton. Ditambah lagi pembangunan lima unit MCK, lima sumur bor, serta rehabilitasi lima rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Tidak hanya infrastruktur, TMMD juga menghadirkan program nonfisik berupa edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Materi yang diberikan meliputi pencegahan stunting, mitigasi bencana banjir, pertanian, wawasan kebangsaan, hukum, bahaya narkoba, hingga kehutanan.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam membangun desa serta memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Ia menilai TMMD sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor yang efektif dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

“TMMD adalah wujud nyata gotong royong lintas sektor. Program ini menjadi ruang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa TMMD ke-128 memiliki nilai strategis dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Program ini diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, memulihkan akses ekonomi masyarakat, serta memperkuat sistem mitigasi agar desa lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi langkah komprehensif menuju pemulihan dan keberlanjutan,” tambahnya.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program TMMD sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Aceh Tamiang yang madani, sejahtera, dan berkelanjutan.
Program TMMD ke-128 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Diharapkan, kehadiran program ini mampu memberikan dampak nyata dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *