Revitalisasi SMPN 1 Manyak Payed Dimulai, Wajah Baru Pendidikan di Aceh Tamiang Kian Nyata

Daerah, Pendidikan391 Dilihat

ACEH TAMIANG — Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan hasil nyata. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Manyak Payed kini mulai berbenah melalui program revitalisasi sekolah yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Transformasi wajah baru sekolah tersebut ditandai dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) yang dilaksanakan oleh Tim P2SP SMPN 1 Manyak Payed. Kegiatan itu turut disaksikan Plt. Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, didampingi Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Ketua PGRI, Majelis Pendidikan Daerah (MPD), unsur Dinas Pendidikan, Sekretaris Kecamatan Manyak Payed, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala SMPN 1 Manyak Payed, Helmi, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah yang dipimpinnya.

Menurut Helmi, bantuan revitalisasi tersebut menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan representatif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah atas bantuan revitalisasi ini. Program ini membawa perubahan besar bagi sekolah kami, termasuk hadirnya bangunan dan fasilitas baru untuk menunjang proses belajar mengajar,” ujar Helmi kepada wartawan, Rabu (13/05/2026).

Ia menjelaskan, program revitalisasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 itu merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Adapun revitalisasi yang dilakukan di SMPN 1 Manyak Payed meliputi rehabilitasi ruang kelas, mushalla, laboratorium komputer, ruang UKS, pembangunan pagar sekolah, hingga pembenahan lapangan olahraga.

Helmi menilai, pembangunan tersebut menjadi harapan baru bagi peningkatan mutu pendidikan di kawasan Manyak Payed. Selain memperkuat fasilitas belajar, revitalisasi itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa dan mendukung terciptanya sekolah yang lebih modern serta layak.

“Program ini juga selaras dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 serta arahan Bupati Aceh Tamiang dalam memprioritaskan pemulihan fasilitas publik demi menjamin keberlangsungan kegiatan belajar mengajar,” tambahnya.

Revitalisasi SMPN 1 Manyak Payed menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan di daerah, sekaligus memastikan generasi muda memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *