LANGSA – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, SE, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kota Langsa sekaligus melepas petugas sensus yang akan melaksanakan pendataan lapangan, bertempat di Halaman Pendopo Wali Kota Langsa, Minggu (21/6/2026).
Jeffry Sentana menegaskan Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti strategis bagi pembangunan daerah, terutama dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi pasca bencana hidrometeorologi yang sempat mempengaruhi aktivitas masyarakat dan perekonomian Kota Langsa.
“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum yang sangat penting bagi Kota Langsa. Sensus ini tidak hanya bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya, tetapi juga menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengambilan keputusan yang tepat di masa mendatang,” ujar Jeffry.
Lanjutnya, perubahan ekonomi yang berlangsung cepat, termasuk perkembangan platform digital, sistem pembayaran non-tunai, serta munculnya berbagai jenis usaha baru, perlu dipetakan secara objektif dan menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menggambarkan kondisi riil perekonomian daerah, termasuk sektor yang terdampak maupun sektor yang memiliki potensi tumbuh dan berkembang.
Selain itu, Jeffry Sentana juga menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Langsa terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, geuchik, serta unsur pemerintahan gampong untuk membantu dan memfasilitasi kelancaran proses pendataan.
Kepada para petugas sensus, Jeffry berpesan agar senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, serta komitmen dalam menjalankan tugas. Petugas juga diminta menguasai metodologi pendataan, memanfaatkan teknologi secara bijak, mengedepankan pendekatan humanis, serta menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas.
“Saudara-saudara adalah ujung tombak keberhasilan sensus ini. Tugas yang saudara emban bukan sekadar mendata usaha, tetapi turut menentukan kualitas data yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Jeffry.
Jeffry Sentana juga mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Langsa untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap demi menghasilkan data yang berkualitas.
“Dengan data yang akurat, kita dapat menyusun kebijakan yang tepat. Dengan kebijakan yang tepat, kita dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Dan dengan kerja sama seluruh pihak, kita optimis Kota Langsa dapat bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat, dan tumbuh lebih maju,” ungkap Jeffry Sentana.
Jadi, Pemerintah Kota Langsa bersama BPS Kota Langsa berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar, menghasilkan data berkualitas, serta menjadi landasan penting dalam memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berdaya saing.
“Sensus Ekonomi 2026 Mencatat Indonesia, Membangun Ekonomi Bangsa,” tutup Wali Kota.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Langsa, Titiek Zurriyati, S.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa pendataan lapangan dilaksanakan secara serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Lanjutnya, Pendataan mencakup seluruh skala usaha, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), usaha besar, hingga korporasi, baik yang memiliki lokasi usaha tetap maupun tidak menetap.
Kegiatan ini bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan serta pengambilan keputusan yang tepat di masa mendatang.
Selain itu, petugas akan melakukan penyisiran secara menyeluruh guna memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat tercatat dengan baik sesuai semangat “No One Left Behind”, sehingga tidak ada pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan.
“BPS menjamin penuh kerahasiaan data individu maupun data perusahaan responden. Data yang dikumpulkan hanya digunakan untuk keperluan statistik dan tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan lain, termasuk urusan perpajakan pribadi,” ujar Titiek.
Di akhir kegiatan, Wali Kota Langsa secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Langsa sekaligus melepas seluruh petugas sensus untuk melaksanakan tugas pendataan di lapangan.
Hadir dalam acara tersebut, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Langsa, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Langsa, serta petugas Sensus Ekonomi 2026. (S3M).






