Pemerintah Aceh Kirim 10 Ton BCP Untuk Korban Banjir.adminDesember 27, 2023Bencana, Berita351 Dilihat SATUKATA.NET|ACEH SINGKIL — Pemerintah Provinsi Aceh berikan bantuan korban banjir di Aceh Singkil, Sebanyak 10 Ton Beras Cadangan Pangan (BCP) yang diterima langsung oleh Pejabat (Pj) Bupati Aceh Singkil Azmi di Posko Penanggulangan Bencana BPBD Singkil. Penyerahan diadakan secara simbolis oleh Plt Kepala Dinas Pangan Aceh Surya Narendra, dihadiri Asisten II, Kadis Pangan, Kadis DPMPTSP, Danlanal Simeulue, Kadis DLH, Camat serta tamu undangan lainnya. Surya menyebut, bahwa BCP tersebut diserahkan sesuai perintah Pejabat (Pj) Gubernur Aceh Akhmad Marzuki yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang terdampak banjir. “Sesuai perintah pak Pj Gubernur Aceh, beras BCP ini ditujukan kepada masyarakat Aceh Singkil yang terdampak banjir, yang dimana selama tiga bulan ini telah merasakan musibah banjir,” ucap Surya. Senin (25/12/2023). “Beras yang kami salurkan ini berjumlah 10.000 kilo, Pak Gubernur berpesan agar dibagi rata terhadap warga yang terdampak,” ujarnya. Sementara itu, Azmi mengatakan, terima kasih kepada Pj Gubernur Aceh yang begitu peduli terhadap warga aceh singkil yang terdampak banjir. “Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada pak Pj Gubernur Aceh yang begitu peduli terhadap warga aceh singkil yang di mana selama tiga bulan ini mengalami musibah banjir. Ini adalah kali ketiga beliau mengirimkan bantuan beras kepada warga kita,” ucap Azmi. Azmi melanjutkan, dua kali bantuan beras dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial yang tiba di awal sudah disebarkan melalui dapur umum di setiap desa. “Untuk bantuan yang masuk hari ini akan segera kami salurkan, seperti yang telah kami lakukan beberapa hari yang lalu,” sambungnya. Dalam kesempatan itu juga, Azmi juga menjelaskan kepada Plt Kadis Pangan Aceh bagaimana kondisi aceh singkil saat ini, selain curah hujan yang cukup tinggi juga menjadi pusat banjir kiriman dari enam Kabupaten di atas aceh singkil, sehingga muara tidak dapat menampung volume udara yang menyebabkan masuknya banjir. Hal terebut menurut Azmi, menjadi ancaman dan kerawanan dan dapat berpengaruh terhadap tatanan kehidupan masyarakat, banyak bangunan dan pelataran mengalami kerusakan dan kerugiannya sehingga sangat siknifikan. “Kami berharap pemerintah provinsi aceh untuk menyelesaikan mega proyek penyelesaian pengendalian banjir, dimana dapat menyampaikan aspirasi kami ini kepada pemerintah pusat dan bisa dijadikan proyek strategi nasional,” tuturnya. “Bila ini bisa dijadikan proyek strategi nasional pasti cepat terselesaikan,” tutup Azmi. Post Views: 351 Jangan LewatkanMenggali Pondasi Harapan: Kisah Murkidi dan Sentuhan TMMD di Desa Suka MakmurJalur Nadi Dipulihkan, Aceh Tamiang Ngebut Bangkit PascabanjirBangkit dari Banjir, Aceh Tamiang Genjot Revitalisasi 254 Sekolah dan Gaungkan Gerakan MengajiBNPB Wujudkan Pemulihan Holistik di Huntara Krueng Lingka: Membangun Jiwa, Memulihkan Ekonomi, dan Menjaga AlamDi Antara Deru Debu Lumpur dan Harapan: Jejak Sunyi Srikandi WIKA di Tanah TamiangRibuan Bantuan Rumah Rusak Cair, Besok Dibagikan