Rektor Institut Agama Islam Negeri Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Sarjana dan Magister.
Ia berharap para lulusan tidak berhenti pada jenjang pendidikan yang telah diraih saat ini, tetapi terus melanjutkan pendidikan hingga tingkat doktoral (S3).
“Diri kita tambah berharga, semakin bernilai tinggi karena ilmu pengetahuan yang kita miliki. Maka hari ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Jangan pernah merasa terlambat untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.
Menurut Prof. Fahmi, pendidikan merupakan proses sepanjang hayat yang tidak mengenal batas usia. Hal itu dibuktikan oleh salah seorang wisudawan, Mismaruddin, S.Sos, yang berhasil menyelesaikan studi S1 pada usia 52 tahun dan meraih predikat lulusan terbaik Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI) dengan IPK 3,90.
“Kampus ini milik orang-orang dengan semangat belajar seperti Pak Mismaruddin, yang tidak pernah merasa terlambat untuk kuliah dan tidak pernah kenal lelah untuk belajar. Kami berharap anak-anak semua para wisudawan bisa menjaga dan merawat semangat ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Fahmi juga menyinggung perjalanan para mahasiswa dan civitas akademika IAIN Langsa yang berhasil melewati berbagai tantangan, termasuk masa darurat bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir tahun 2025.
Menurutnya, berbagai kesulitan yang dihadapi tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk menyelesaikan perkuliahan dan tugas akhir hingga akhirnya berhasil meraih gelar akademik.
“Yakinlah, keberhasilan kita hari ini merupakan hasil dari usaha kita dalam melewati kesulitan, ujian, dan tantangan dalam prosesnya,” katanya.
Di akhir sambutannya, Rektor menegaskan komitmen IAIN Langsa untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan meskipun masih terdapat berbagai kekurangan. Ia berharap dukungan dan kepercayaan masyarakat terus diberikan agar kampus tersebut dapat melanjutkan perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas bagi bangsa dan negara.
Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah lulusan yang diwisuda terdiri dari 209 lulusan Sarjana dan 94 lulusan Magister.
Pada wisuda kali ini, predikat lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi tingkat Magister diraih oleh Ayya Surayya, M.H. dari Program Studi S2 Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3,96. Sementara lulusan Sarjana dengan IPK tertinggi diraih oleh Nanda Chairani, S.E. dari Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan IPK 3,92. (S3M/realease).
Post Views: 44