Bang Jack Sambangi Korban Puting Beliung, Bantuan Masa Panik Disalurkan untuk 50 KK

Bencana, Headline130 Dilihat

ACEH TAMIANG – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Aceh (PA), Muhammad Zakiruddin, yang akrab disapa Bang Jack.

Selasa (1/9/2026), Bang Jack turun langsung menemui warga yang terdampak angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah Aceh Tamiang beberapa hari terakhir. Selain melihat kondisi para korban, ia juga menyalurkan bantuan masa panik kepada sekitar 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak.

banner 400x130 banner 400x130 banner 400x130

Dalam kunjungan tersebut, Bang Jack didampingi jajaran Dinas Sosial Aceh Tamiang serta camat setempat. Rombongan menyambangi delapan kampung yang berada di dua kecamatan.

Enam kampung berada di Kecamatan Karang Baru, yakni Kampung Bundar, Air Tenang, Tanjung Karang, Dalam, Tanah Terban, Kebun Tanah Terban, dan Kesehatan. Sementara satu kampung lainnya, yakni Kampung Simpang Kanan, berada di Kecamatan Kejuruan Muda.

Bantuan masa panik tersebut disalurkan melalui kantor Datok Penghulu masing-masing kampung yang dikunjungi untuk selanjutnya diberikan kepada warga terdampak.

Bagi Bang Jack, kunjungan itu bukan sekadar menyerahkan bantuan. Kehadiran langsung di tengah warga menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan kondisi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit mendapat perhatian.

“Alhamdulillah, hari ini kita datang melihat saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Mudahan saudara-saudara kita diberikan ketabahan dalam menjalani musibah yang dialami,” ujar Bang Jack.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga, terutama mereka yang rumah maupun kehidupannya terdampak akibat terjangan angin puting beliung.

Di tengah situasi pascabencana, kehadiran dan perhatian menjadi bagian penting bagi warga untuk bangkit. Bantuan masa panik mungkin tidak serta-merta menghapus dampak musibah, tetapi setidaknya menjadi tanda bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit itu sendirian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *