ACEH TAMIANG – Komitmen membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh terus ditunjukkan Minamas Plantation. Melalui anak usahanya, PT Padang Palma Permai (PT PPP), perusahaan tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp11,7 miliar sekaligus meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/5/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Peresmian huntara dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, bersama CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar. Kehadiran keduanya menandai sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan Minamas Plantation mencakup pembangunan hunian sementara, bantuan tanggap darurat banjir, program trauma healing, bantuan uang tunai, perlengkapan rumah tangga, beasiswa pendidikan, hingga dukungan sarana dan prasarana pendidikan.
Hunian sementara yang diresmikan menjadi salah satu langkah penting dalam memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga terdampak. Lebih dari sekadar bangunan, huntara tersebut menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dari musibah banjir.
CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendampingi masyarakat di wilayah operasionalnya.
“Kami ingin hadir tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk komitmen kami untuk membantu masyarakat kembali bangkit dan melanjutkan kehidupannya,” ujarnya.
Menurutnya, proses pemulihan yang berkelanjutan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga sosial dan pendidikan masyarakat.
“Melalui pembangunan huntara, program trauma healing, hingga dukungan pendidikan, kami berharap masyarakat dapat pulih secara utuh dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Minamas Plantation dalam membantu masyarakat terdampak banjir.
Ia menilai dukungan yang diberikan perusahaan sangat komprehensif, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan masyarakat pascabencana.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaan yang hadir dengan dukungan menyeluruh. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat,” katanya.
Program bantuan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, memulihkan kondisi psikologis korban, serta memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak terdampak banjir.
Ke depan, Minamas Plantation berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai program sosial berkelanjutan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di wilayah operasionalnya.









