22.250 KK di Aceh Tamiang Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tahap III

Berita88 Dilihat

ACEH TAMIANG – Sebanyak 22.250 kepala keluarga (KK) terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang menerima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III Termin I. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., bersama Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., di Lapangan GOR Aceh Tamiang, Senin (22/6/2026).

Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail menyampaikan apresiasi kepada BNPB RI atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

banner 400x130

“Bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam membantu pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana serta bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak-hak korban bencana,” kata Ismail.

Berdasarkan data BNPB, jumlah warga terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 di Aceh Tamiang mencapai 75.088 KK. Pada penyaluran Tahap III Termin I ini, BNPB mengalokasikan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan rusak sedang sebesar Rp93,75 miliar.

Secara keseluruhan, nilai bantuan stimulan perbaikan rumah yang telah dan akan disalurkan mencapai Rp292,62 miliar.

Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga tengah memproses penyaluran bantuan hidup sementara (Jadup), bantuan stimulan ekonomi, serta bantuan penggantian perabot rumah tangga Tahap III dan IV yang berlangsung mulai 20 Juni hingga 11 Juli 2026.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) 1 hingga SK 4 dari Kementerian Sosial RI, jumlah penerima bantuan mencapai 52.941 KK atau 147.157 jiwa dengan total nilai bantuan sebesar Rp625,12 miliar. Sementara jumlah rumah rusak berat yang telah ditetapkan melalui SK BNBA Tahap I hingga V sebanyak 10.045 unit.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengimbau para penyedia material bangunan untuk menjaga ketersediaan stok dan tidak menaikkan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk membangun kembali rumah mereka.

Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan agar penyaluran bantuan berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait telah mengalokasikan anggaran untuk membangun kembali infrastruktur yang terdampak, mulai dari jalan, jembatan hingga fasilitas pendidikan.

Ia menegaskan bantuan stimulan harus dimanfaatkan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehingga proses pemulihan masyarakat dapat berjalan lebih cepat.

“Dana bantuan akan langsung masuk ke rekening penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini segera dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” ujar Suharyanto.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran BNPB RI, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan swasta, para camat, masyarakat penerima bantuan, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *