ACEH TIMUR – Istri Bupati Aceh Timur, Ny. Lismawani Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., menyalurkan bantuan kepada 309 guru yang merupakan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Peureulak, Kamis (6/8/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai yang bersumber dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). Secara keseluruhan, PB PGRI mengalokasikan dana kemanusiaan sebesar Rp164.450.000 bagi 1.640 guru yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur. Pada tahap penyaluran di Kecamatan Peureulak, bantuan diberikan kepada 309 guru penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ny. Lismawani menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada para guru yang terdampak musibah banjir. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para guru dalam memenuhi kebutuhan pasca bencana.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban para guru beserta keluarga yang terdampak banjir. Kami juga berharap para guru tetap diberikan kekuatan dan semangat untuk terus mengabdi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ujar Ny. Lismawani.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa kebersamaan dan saling membantu ketika menghadapi musibah. Menurutnya, kepedulian dan gotong royong menjadi modal penting dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Aceh Timur Bustami, S.Pd., M.Si. yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur didampingi Wakil Ketua PGRI Aceh Timur Armia, S.Pd., M.M. yang juga Kepala UPTD / Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur mengapresiasi perhatian dan dukungan yang diberikan PB PGRI bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kepada para guru terdampak banjir.
Lanjutnya, Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi wujud nyata solidaritas keluarga besar PGRI terhadap anggotanya yang sedang menghadapi musibah. (S3M).
