Wagub Aceh Pimpin Percepatan Rehabilitasi Pascabencana, Pemulihan Aceh Tamiang Jadi Prioritas

Bencana, Headline57 Dilihat

ACEH TAMIANG – Wakil Gubernur Aceh memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Rapat koordinasi itu dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Seluruh pihak sepakat memperkuat kolaborasi guna memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif dan tepat sasaran.

banner 400x130 banner 400x130 banner 400x130 banner 400x130 banner 400x130

Fokus utama pembahasan meliputi evaluasi perkembangan program rehabilitasi, terutama percepatan pembangunan kembali infrastruktur vital yang mengalami kerusakan. Perbaikan berbagai fasilitas tersebut dinilai penting untuk mengembalikan pelayanan publik sekaligus menggerakkan kembali aktivitas sosial dan roda perekonomian masyarakat.

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga membahas strategi pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Komitmen bersama terus diperkuat agar seluruh program penanganan pascabencana dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang menekankan pentingnya percepatan normalisasi sungai di sejumlah kawasan rawan banjir. Langkah tersebut dinilai mendesak untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan serta meminimalkan potensi bencana serupa di masa mendatang.

Tak hanya itu, Bupati juga mengharapkan percepatan rehabilitasi dan pembangunan kembali gedung-gedung perkantoran pemerintah yang terdampak bencana. Menurutnya, pemulihan sarana pemerintahan menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi sangat bergantung pada kekuatan sinergi antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, aparat TNI dan Polri, Kejaksaan, DPRK, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar seluruh program pemulihan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengawal setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Dengan dukungan seluruh pihak, Pemerintah Aceh optimistis proses pemulihan di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat sehingga pelayanan publik kembali maksimal dan masyarakat segera merasakan manfaat pembangunan secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *