PGRI Cabang Khusus Dorong Guru Adaptif, Gelar Workshop RPP Berbasis AI

Berita, Pendidikan15 Dilihat

ACEH TAMIANG — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus SMA/SMK/SLB/MA Kabupaten Aceh Tamiang terus mendorong peningkatan kompetensi guru menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Salah satunya melalui Workshop Guru Inovatif dan Adaptif: Merancang RPP Pembelajaran Mendalam Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang digelar selama dua hari, 8–9 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di RPS Pertanian SMK Negeri 1 Karang Baru tersebut diikuti 60 peserta dari 26 sekolah. Workshop difokuskan pada penguatan pemahaman guru mengenai konsep pembelajaran mendalam sekaligus pemanfaatan teknologi AI dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

banner 400x130 banner 400x130 banner 400x130

Sebanyak tujuh pemateri dari Pengurus PGRI Cabang Khusus dilibatkan dalam kegiatan tersebut, yakni Juhendri Fansyah, S.Pd.I., Satria Pratama, S.Pd.I., M.Pd., Hendra Wijaya, S.Kom., Ummi Kalsum Khairani, S.Ag., M.A., Rini Asmawati, S.Pd., Rini Deliana, S.T., M.Pd., dan Rona Territona, S.Pd.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, Bakhtiar, S.Pd., M.Pd. Kegiatan turut dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Aceh Tamiang, Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, serta jajaran pejabat dari Cabang Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Bakhtiar yang juga merupakan Dewan Pembina PGRI Cabang Khusus menekankan pentingnya kemampuan guru beradaptasi dengan perubahan dunia pendidikan.

“Dunia pendidikan membutuhkan guru yang inovatif dan adaptif. Guru harus terus mengasah diri untuk mengembangkan potensinya, melahirkan karya, serta selalu siap menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan,” ujar Bakhtiar.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak semestinya dipandang sebagai ancaman bagi profesi guru. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan membantu guru menjalankan tugas secara lebih efektif.

Dukungan terhadap peningkatan kompetensi tersebut juga disampaikan Wakil Ketua PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, Rudiardi, M.Pd. Ia menegaskan PGRI mendukung berbagai program pengembangan profesionalisme guru, termasuk pemanfaatan AI untuk membantu pekerjaan pendidik.

“Pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan mempermudah pelaksanaan tugas guru sehari-hari,” katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Khusus, Ummi Kalsum Khairani, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan workshop.

Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala SMKN 1 Karang Baru, Bank Aceh Syariah KC Kualasimpang, serta MKKS SMK Aceh Tamiang yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“PGRI Cabang Khusus berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program peningkatan kualitas guru, mempererat kemitraan dan silaturahmi antarpendidik, serta peduli terhadap berbagai isu dan permasalahan profesi guru,” ujar Ummi.

Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya PGRI Cabang Khusus untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. AI tidak ditempatkan sebagai pengganti peran guru, melainkan sebagai alat bantu untuk memperkuat kreativitas, efisiensi, dan kualitas proses pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *