Dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026), Nasir menegaskan bahwa sebagai ketua bersama jajaran pengurus periode 2021–2026, dirinya memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh tahapan konferensi berjalan sukses dan sesuai mekanisme organisasi.
Menurutnya, munculnya sejumlah kader PWI Aceh yang mulai melakukan konsolidasi dan penggalangan dukungan untuk maju sebagai calon ketua merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat di tubuh organisasi.
“Keinginan kader untuk maju sebagai kandidat ketua merupakan hal yang wajar sebagai perwujudan demokrasi dalam organisasi. Namun, khusus bagi pengurus yang masih aktif, saya mengingatkan agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab hingga masa kepengurusan berakhir,” ujar Nasir.
Terkait peluang dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Aceh, Nasir mengaku sebelumnya belum ingin memberikan jawaban karena masih fokus menyelesaikan berbagai agenda organisasi, termasuk menyukseskan Konferprov XIII.
Namun, seiring semakin meningkatnya dinamika pra-konferensi, termasuk munculnya berbagai tim pendukung dan berbagai manuver politik internal, dorongan dari sejumlah anggota agar dirinya kembali memimpin PWI Aceh terus menguat.
Atas dasar kepercayaan tersebut, Nasir akhirnya menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi wartawan terbesar di Aceh itu.
“Dengan mengucapkan Bismillah, saya menyatakan siap mengemban amanah untuk memimpin PWI Aceh periode 2026–2031. Meski demikian, pernyataan resmi sebagai kandidat akan saya sampaikan sesuai tahapan yang nantinya ditetapkan oleh Panitia Pengarah,” tegasnya.
Nasir berharap pernyataan tersebut dapat menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di kalangan anggota PWI Aceh. Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap fokus menjalankan tugas jurnalistik dan terus mempererat silaturahmi demi menjaga soliditas organisasi.
“Teruslah fokus melaksanakan aktivitas sebagai wartawan dengan tetap memperkuat silaturahmi sesama kita demi kepentingan organisasi PWI yang kita cintai,” tutupnya.
Konferprov XIII PWI Aceh akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk lima tahun mendatang, sekaligus memperkuat peran pers dalam mendukung pembangunan dan demokrasi di Aceh.
Post Views: 24