Dalam kepengurusan baru tersebut, Rusli yang akrab disapa Koceng dipercaya menakhodai DPC PKB Aceh Tamiang sebagai Ketua. Ia didampingi Taufiqurahman sebagai Sekretaris, Norman Syahputra sebagai Bendahara, serta Febri sebagai Wakil Ketua.
Pelantikan serentak itu menjadi bagian dari langkah DPP PKB memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memantapkan struktur partai dari tingkat pusat hingga daerah dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Usai dilantik, Koceng menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab. Ia menargetkan penguatan mesin partai hingga ke tingkat kecamatan, desa, ranting, dan anak ranting agar PKB semakin kokoh di Aceh Tamiang.
«”Kami siap bergerak. Fokus utama adalah membesarkan PKB di Aceh Tamiang dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Koceng.»
Menurutnya, soliditas kader menjadi faktor utama dalam meningkatkan kekuatan politik PKB. Karena itu, kepengurusan baru akan memprioritaskan konsolidasi internal agar seluruh struktur partai berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain membangun organisasi, PKB Aceh Tamiang juga berkomitmen memperluas peran di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, politik, dan keagamaan sebagai bentuk pengabdian kepada publik.
Koceng berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu menjadikan PKB sebagai kekuatan politik yang semakin solid sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Aceh Tamiang.
Ia juga memasang target politik yang cukup ambisius pada Pemilu mendatang.
“Target ke depan, di setiap daerah pemilihan minimal PKB mampu meraih satu kursi DPRK Aceh Tamiang,” tegasnya.
Post Views: 436