LANGSA – Berhasil menyulap sampah (limbah plastik) menjadi produk bernilai ekonomi yakni menghasilkan kerajinan tangan mulai dari tikar, sajadah, alas meja, tas, bakul, topi, hingga aneka kerajinan anyaman.
Dengan Kreativitas ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Langsa mendapat apresiasi dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Langsa.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pokja III TP PKK Kota Langsa, Hj. T Ratna Laila Sari, didampingi Wakil Ketua, para Ketua Bidang, serta anggota Pokja III, saat mengunjungi SDN 2, Selasa (9/6/2026).
Kedatangan rombongan disambut Kepala Sekolah Rahmalinda melalui Wakil Kepala Sekolah Seriati.
Hj. T Ratna Laila Sari juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi pihak sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak dini. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata bagaimana sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memiliki nilai ekonomi.
“Kami sangat mengapresiasi kepala sekolah, para guru, dan seluruh siswa yang telah berhasil menghadirkan berbagai karya kreatif dari limbah plastik. Ini merupakan langkah positif dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus menumbuhkan jiwa kreatif dan kewirausahaan. Semoga inovasi ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain serta berkembang menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, TP PKK Kota Langsa menegaskan komitmennya dalam mendorong tumbuhnya kreativitas, kepedulian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang dilakukan SD Negeri 2 Langsa diharapkan menjadi contoh inspiratif bahwa sampah tidak selalu menjadi masalah, tetapi dapat diubah menjadi produk bernilai yang memberi manfaat bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.
TP PKK juga mengunjungi galeri karya kreatif sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata Nasional dan dikenal aktif mengembangkan pemanfaatan limbah plastik menjadi berbagai produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Di galeri sekolah, berbagai produk hasil daur ulang dipamerkan, mulai dari tikar, sajadah, alas meja, tas, bakul, topi, hingga aneka kerajinan anyaman yang seluruhnya dibuat dari limbah plastik yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna.
Tidak hanya itu, para pengunjung juga diperlihatkan beragam inovasi kreatif lainnya seperti pakaian berbahan bungkus deterjen dan kemasan mi instan, ecobrick, sofa, keranjang, vas bunga, hingga hiasan dinding yang memiliki nilai estetika tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Rombongan juga turut mempraktikkan proses pembuatan kerajinan berbahan dasar limbah plastik bersama guru dan para siswa.
Selain meninjau pemanfaatan limbah plastik, rombongan TP PKK Kota Langsa juga memperoleh edukasi mengenai pembuatan pupuk organik dan briket arang berbahan tempurung kelapa. Pengetahuan tersebut dinilai penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah rumah tangga dan pertanian.
Sementara itu, Wakil Kepala SDN 2 Langsa, Seriati mengucapkan terima kasih atas kunjungan TP PKK Kota Langsa, dirinya berharap semoga ini menjadi motivasi dalam upaya peningkatan kreativitas dan inovasi SDN 2 Langsa kedepannya. (S3M).






