Saat meninjau kegiatan MPLS bagi siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kejuruan Muda, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menekankan pentingnya membangun ekosistem sekolah yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
Di hadapan para siswa baru, Bupati Armia menyampaikan empat pesan utama, yakni agar para pelajar rajin belajar, menghormati guru, mengutamakan doa, serta menjaga kebersamaan dengan teman-teman di lingkungan sekolah.
“Setop perundungan (bullying), jaga selalu kekompakan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua anak untuk tumbuh,” tegas Armia.
Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, mental, dan kepribadian anak. Karena itu, seluruh elemen pendidikan diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang inklusif dan saling menghargai.
Selain berdialog dengan para siswa, Bupati Armia juga memanfaatkan momentum hari pertama sekolah untuk berdiskusi bersama tenaga pendidik. Dalam pertemuan tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi terkait tantangan dunia pendidikan di era digital, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua.
Pemantauan MPLS tahun ini dilaksanakan secara masif di berbagai wilayah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan tersebut dipadukan dengan pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang mengacu pada Surat Edaran Bupati Aceh Tamiang Nomor 400.2/2384 Tahun 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terhadap gerakan nasional “Ayah Teladan Indonesia”, yang mendorong keterlibatan aktif seorang ayah dalam proses pendidikan anak.
Bupati Armia menilai kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki dampak besar terhadap perkembangan psikologis anak.
“Peran ayah dalam tumbuh kembang anak sangatlah penting, khususnya dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, serta kesehatan mental mereka,” ujarnya.
Pada waktu yang sama, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I, memimpin peninjauan pelaksanaan MPLS di SD Negeri 1 Rantau guna memastikan proses adaptasi siswa sekolah dasar berjalan lancar. Sebelumnya, Ismail juga turut mengantarkan putrinya pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap program GAMAS.
Sementara itu, tim yang dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah turut melakukan pemantauan pelaksanaan MPLS bagi anak-anak usia dini di TK Negeri Pembina Rantau.
Menutup rangkaian kunjungannya, Bupati Armia menyampaikan apresiasi kepada sejumlah instansi pemerintah maupun swasta yang telah memberikan dispensasi waktu kepada pegawai laki-laki untuk mengantar anak mereka ke sekolah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berharap momentum hari pertama sekolah tidak hanya menjadi awal kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mampu mempererat komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam membentuk generasi emas yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Post Views: 79