LANGSA – Wartawan AcehOnline, Hengki Syah Jaya terpilih sebagai penulis feature terfavorit, pada sayembara penulisan karangan khas (feature) yang digelar PWI Kota Langsa.
Hengki Syah Jaya menulis karangan khas berjudul “Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis.”
Atas torehkan prestasi tersebut, Hengki mendapat hadiah utama yang telah disiapkan oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Agusni AH, yang merupakan mantan wartawan serta penulis esai, cerpen dan puisi.
Sayembara tulisan tersebut sesuai dengan tematik yang ditentukan Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman, tentang pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewartawanan yang digelar di objek wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 24-26 Juli 2026.
Terdapat lima anggota PWI Kota Langsa yang menyajikan tulisan feature, yakni:
1. Syafrul (AtjehTerkini) judul tulisan: Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wartawan di Wisata Alam Bukit Lawang.
2. Ray Iskandar (Harian Rakyat Aceh) judul tulisan: PWI Langsa Belajar Sembari Studi Wisata
3. Munawar (Harian Waspada) judul tulisan Di Rerimbunan Hutan, Menyulih Mental dan Kompetensi Anggota PWI Langsa.
4. Rapian (MediaKontras.id) judul tulisan: Peningkatan Kapasitas Wartawan Berpadu dengan Wisata Menjaga Asa Jurnalisme.
5. Hengki Syah Jaya, judul tulisan: Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis.”
Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman mengatakan, sayembara penulisan karangan khas atau feature tersebut, merupakan tindaklanjut dari matrikulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pada saat pelatihan peningkatan kapasitas kewarganegaraan di Bukit Lawang, tanggal 24-26 Juli kemarin.
“Pada matrikulasi UKW, terdapat mata uji menulis karangan khas atau feature. Nah, peserta kita minta untuk berlatih menulis feature dengan tema memotret pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut,” jelas Putra, Selasa (28/7/2026).
Hal ini, lanjut dia, agar peserta pelatihan mampu mengejawantahkan hasil pelatihan khususnya dalam menulis karangan khas/feature dengan baik, informatif serta mempedomani kaidah penulisan jurnalistik.
Dari lima tulisan yang masuk, Putra meminta mantan Ketua PWI Perwakilan Aceh Timur, Agusni AH untuk menganalisis tulisan tersebut, hingga terpilih satu tulisan terfavorit dari hasil karya tulis terbaik yang disajikan anggota PWI Kota Langsa.
Semua karya tulis telah masuk ke meja panitia PWI Kota Langsa hingga batas akhir, Senin (27/7/2026) pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, Agusni AH mulai mengkurasi dan menganalisis serta menetapkan satu tulisan tervaforit, pada Selasa siang.
Berikut analisis singkat dari Agusni AH, terhadap lima feature yang masuk kurasi:
1. Syafrul: Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wartawan di Wisata Alam Bukit Lawang.
Feature ini tampil lugas dengan penekanan pada unsur informatif. Penulis mampu memadukan kegiatan pelatihan dengan latar wisata alam Bukit Lawang secara proporsional. Narasi mengalir runtut sehingga pembaca memeroleh gambaran utuh mengenai tujuan kegiatan sekaligus suasana lokasi. Kekuatan tulisan ini terletak pada keseimbangan antara penyampaian fakta dan deskripsi lingkungan, meski eksplorasi sisi human interest masih dapat diperdalam agar pembaca lebih terhubung secara emosional.
2. Ray Iskandar: PWI Langsa Belajar Sembari Studi Wisata.
Feature ini mengusung sudut pandang yang ringan dan komunikatif. Penulis berhasil menonjolkan konsep “belajar sambil berwisata” sebagai pengalaman yang menyenangkan tanpa menghilangkan substansi pelatihan. Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan enak diikuti. Kekuatan utamanya terletak pada kemampuannya menghadirkan suasana kebersamaan, walaupun penggambaran detail lokasi dan pengalaman personal peserta masih bisa diperkaya agar lebih hidup.
3. Munawar: Di Rerimbunan Hutan, Menyulih Mental dan Kompetensi Anggota PWI Langsa.
Feature ini memiliki pendekatan yang lebih reflektif dibanding tulisan lainnya. Penulis tidak hanya memotret kegiatan pelatihan, tetapi juga mengaitkannya dengan pembentukan mental dan profesionalisme wartawan. Diksi yang dipilih cenderung puitis sehingga memberi nuansa sastra pada tulisan. Kekuatan utamanya adalah kedalaman makna, meski di beberapa bagian gaya bahasa yang metaforis berpotensi mengurangi ketajaman penyampaian fakta jika tidak dijaga keseimbangannya.
4. Rapian: Peningkatan Kapasitas Wartawan Berpadu dengan Wisata Menjaga Asa Jurnalisme.
Feature ini menonjolkan semangat optimisme terhadap dunia jurnalistik. Penulis berhasil menghubungkan pelatihan dengan harapan menjaga kualitas dan masa depan profesi wartawan. Alur penulisan relatif sistematis dengan pesan yang jelas. Nilai inspiratif menjadi kekuatan utama tulisan ini, sementara penguatan pada detail-detail peristiwa dan ilustrasi pengalaman peserta akan membuat narasi terasa lebih konkret.
5. Hengki Syah Jaya: Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis.
Feature ini merupakan tulisan yang paling kuat dalam menghadirkan atmosfer. Judulnya menarik dan mampu membangkitkan rasa ingin tahu. Penulis memanfaatkan unsur deskriptif dengan baik melalui penggambaran suara sungai, satwa, dan lanskap Bukit Lawang sehingga pembaca seolah ikut berada di lokasi. Keseimbangan antara keindahan alam dan substansi pelatihan menjadi keunggulan utama. Tulisan ini berhasil memperlihatkan ciri khas feature yang mengedepankan pengalaman, suasana, dan sentuhan human interest.
Kesimpulan:
Kelima feature menunjukkan sudut pandang yang berbeda terhadap kegiatan yang sama. Syafrul unggul pada kelengkapan informasi, Ray Iskandar pada penyampaian yang komunikatif, Munawar pada kedalaman refleksi, Rapian pada semangat dan pesan inspiratif, sedangkan Hengki Syah Jaya paling menonjol dalam membangun suasana melalui deskripsi yang hidup.
Keragaman pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa sebuah peristiwa dapat diolah menjadi feature dengan karakter yang berbeda-beda, sesuai gaya dan kepekaan masing-masing penulis. Dan kelima feature ini membuat merinding bulu kuduk saya bahagia atas semua karya jurnalistik ini masuk dalam kurasi yang luar biasa.
Namun sesuai arahan Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman agar saya menentukan satu dari lima judul tulisan di atas harus saya tentukan satu tulisan terfavorit jatuh kepada Sdr. Hengki Syah Jaya: “Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis.”






