• Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
  • Redaksi
Satu Kata
ADVERTISEMENT
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
    • Adventorial
    • Legislatif
  • INTERNASIONAL
  • SPORTAINMENT
    • Infotainment
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Budaya
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • Religi
    • Bencana
    • Opini
    • Editorial
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
    • Adventorial
    • Legislatif
  • INTERNASIONAL
  • SPORTAINMENT
    • Infotainment
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Budaya
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • Religi
    • Bencana
    • Opini
    • Editorial
No Result
View All Result
Satu Kata
No Result
View All Result
Home Headline

Pegadaian: Pelepasliaran Tukik Tuntong Laut Adalah Awal Tanggung Jawab Konservasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
September 19, 2026
in Headline, News
A A
0
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ACEH TAMIANG — Upaya menjaga populasi Tuntong Laut (Batagur borneoensis) di Aceh Tamiang terus dilakukan melalui kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga konservasi. PT Pegadaian Area Aceh bersama Yayasan Satucita Lestari Indonesia (YSLI) melepasliarkan 300 anak Tuntong Laut ke habitat alaminya dan menanam 500 bibit mangrove di kawasan Muara Ujung Tamiang, Desa Kuala Pusong Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi satwa liar sekaligus pemulihan ekosistem pesisir. Tuntong Laut merupakan satwa yang keberadaannya semakin langka dan mendapat perlindungan, sementara habitatnya sangat bergantung pada keberlanjutan ekosistem pesisir dan mangrove.

banner 400x130

Ketua YSLI, Yusriono, mengatakan pelepasliaran Tuntong Laut telah dilakukan secara konsisten sejak 2012. Hingga kini, sedikitnya 7.900 anak Tuntong Laut telah dilepasliarkan ke alam melalui berbagai program konservasi.

“Keberadaan spesies ini menjadi modal penting bagi pembangunan sektor pariwisata. Selain ekowisata, Tuntong Laut dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis konservasi satwa langka,” ujar Yusriono.

Menurut Yusriono, keberadaan Tuntong Laut tidak hanya berkaitan dengan upaya mempertahankan populasi satwa, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung pengembangan pariwisata berbasis lingkungan di Aceh Tamiang.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian Area Aceh yang ikut memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelestarian Tuntong Laut serta ekosistem mangrove sebagai habitat penting bagi satwa tersebut.

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Aceh, Syahputra Adriansyah, mengatakan keterlibatan Pegadaian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Ketika kita memiliki pemahaman dan langkah yang sama, pada akhirnya kita dapat memberikan sesuatu yang baik bagi generasi penerus. Pelepasliaran Tuntong Laut ini merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir, sungai, mangrove, dan pantai yang menjadi kekayaan alam kita,” kata Syahputra.

Ia menegaskan, pelepasliaran tukik bukanlah titik akhir kegiatan konservasi. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan satwa dapat bertahan di habitat alaminya.

“Ini bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, tetapi awal dari sebuah tanggung jawab untuk memastikan habitatnya tetap terjaga dan masyarakat ikut menjaganya. Kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan Tuntong Laut tetap dapat memberikan kontribusi terhadap keberlangsungan ekosistem di sekitarnya,” ujarnya.

Selain melepasliarkan tukik, Pegadaian bersama YSLI dan sejumlah pihak terkait menanam 500 bibit mangrove. Penanaman dilakukan untuk memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan habitat Tuntong Laut.

Syahputra mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjaga ekosistem. Keterlibatan tidak hanya berasal dari dunia usaha dan lembaga konservasi, tetapi juga pemerintah, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), TNI dan Polri, serta masyarakat setempat.

“Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi untuk menjaga ekosistem pesisir. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga upaya menjaga lingkungan dan kelestarian Tuntong Laut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun generasi mendatang,” katanya.

BKSDA: Konservasi Butuh Kolaborasi

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata, S.Hut., M.Sc., M.Si., yang berhalangan hadir, diwakili Kepala Resort KSDA Wilayah Langsa, Nursholati Chairi Zananda, S.H.

Dalam sambutannya, Nursholati menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Kepala BKSDA Aceh sekaligus mengapresiasi dukungan YSLI dan PT Pegadaian terhadap upaya pelestarian satwa liar dan ekosistem pesisir.

“Kegiatan hari ini memiliki makna yang sangat penting. Pelepasliaran Tuntong Laut merupakan salah satu upaya mengembalikan satwa ke habitat alaminya, sedangkan penanaman mangrove merupakan bagian dari upaya menjaga dan memelihara habitat pesisir,” ujar Nursholati.

Ia menekankan bahwa keberhasilan konservasi tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dukungan dunia usaha, lembaga konservasi, organisasi masyarakat, dan warga di sekitar habitat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program.

“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan. Mari bersama-sama menjaga Tuntong Laut, melestarikan mangrove, dan mempertahankan keanekaragaman hayati untuk generasi yang akan datang,” katanya.

Menurut Nursholati, kesinambungan kolaborasi diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap keberlangsungan populasi Tuntong Laut, tetapi juga menjaga fungsi ekosistem pesisir yang menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kegiatan pelepasliaran 300 tukik dan penanaman 500 mangrove tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya konservasi Tuntong Laut di Aceh Tamiang. YSLI mencatat, sejak 2012 sedikitnya 7.900 tukik telah dilepasliarkan ke habitat alaminya.

Post Views: 13
Tags: Awal Tanggung Jawab KonservasiPegadaianPelepasliaran Tukik Tuntong LautYSLI
Tim Redaksi

Tim Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Bupati Armia Pahmi Ingatkan Warga Waspada, Debit Air Sungai Aceh Tamiang Meningkat

September 18, 2026

Gubernur Mualem Minta Bupati/Walikota se-Aceh Siapsiaga Potensi Bencana

September 17, 2026

Momen Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang

September 17, 2026

Akhmad Munir Lantik Pengurus PWI Surakarta Periode 2026-2031

September 14, 2026

Safuan : Melalui Kartu Digital Petani, Kebutuhan Pupuk Petani Terima Subsidi 70 Persen

1
All new sirion resmi meluncur di indonesia

Daihatsu Santai Penjualan Sirion Kalah Jauh dari Mobil LCGC

0
Ketua Umum DPP PPP romahurmuziy tengah

Strategi PPP Menangkan Duet Ganjar dan Gus Yasin

0
Ketua umum partai garuda ahmad ridha sabana

Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

0

Pegadaian: Pelepasliaran Tukik Tuntong Laut Adalah Awal Tanggung Jawab Konservasi

September 19, 2026

Bupati Armia Pahmi Ingatkan Warga Waspada, Debit Air Sungai Aceh Tamiang Meningkat

September 18, 2026

Momen Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang

September 17, 2026

Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit ‘DNA Pejuang’ Wartawan

September 17, 2026

Recent News

Pegadaian: Pelepasliaran Tukik Tuntong Laut Adalah Awal Tanggung Jawab Konservasi

September 19, 2026

Bupati Armia Pahmi Ingatkan Warga Waspada, Debit Air Sungai Aceh Tamiang Meningkat

September 18, 2026

Momen Sudaryono Makan MBG Bareng Siswa di Kupang

September 17, 2026

Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit ‘DNA Pejuang’ Wartawan

September 17, 2026
Satu Kata

PT MULTI SATU MEDIA
Pengesahan MENKUMHAM RI Nomor AHU-0051621.AH.01.01 TAHUN 2024
Alamat Perusahaan / Redaksi :
Jalan Ir. H. Juanda Depan Kantor DPRK Aceh Tamiang Kampung Dalam Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang Kode Pos : 24476 Nomor Kontak : +6285361485002

Follow Us

Browse by Category

  • ADVENTORIAL
  • Apps
  • Bencana
  • Berita
  • Budaya
  • Business
  • Daerah
  • EDITORIAL
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Headline
  • Health
  • Hukum dan Kriminal
  • Infotainment
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Legislatif
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Politics
  • Politik
  • Ragam
  • Religi
  • Review
  • Science
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Travel
  • World

Recent News

Pegadaian: Pelepasliaran Tukik Tuntong Laut Adalah Awal Tanggung Jawab Konservasi

September 19, 2026

Bupati Armia Pahmi Ingatkan Warga Waspada, Debit Air Sungai Aceh Tamiang Meningkat

September 18, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 SATUKATA - Aktual Dalam Genggaman.

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • PEMERINTAHAN
    • Adventorial
    • Legislatif
  • INTERNASIONAL
  • SPORTAINMENT
    • Infotainment
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Budaya
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • Religi
    • Bencana
    • Opini
    • Editorial

© 2026 SATUKATA - Aktual Dalam Genggaman.