ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Juanda, S.I.P. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tamiang untuk masa jabatan 2026-2031 di Aula Setdakab setempat, Kamis (12/02/26).
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Tamiang Nomor: 100.3.3/200/2026. Selain pucuk pimpinan BUMD, Bupati juga melantik 29 Datok Penghulu terpilih dari berbagai kampung di wilayah Aceh Tamiang.
Dalam prosesi pengambilan sumpah, Bupati memberikan pengingat keras mengenai dimensi spiritual dari sebuah jabatan. Beliau menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban tidak hanya bersifat administratif kepada negara, tetapi juga bersifat transendental.
“Sumpah ini disaksikan oleh diri sendiri dan semua yang hadir, namun yang paling penting adalah disadari bahwa sumpah ini disaksikan oleh Allah Ta’ala yang Maha Mengetahui,” tegas Bupati saat menuntun pembacaan sumpah.
Dalam butir sumpah tersebut, Juanda dan para Datuk Penghulu berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika jabatan, menjaga integritas, serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan wewenang maupun perbuatan tercela.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi yang didampingi unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon, S.H., menitipkan harapan besar bagi para pejabat yang baru dilantik.
Untuk Perumda Tirta Tamiang: Diharapkan mampu melakukan akselerasi pelayanan air bersih yang lebih prima bagi masyarakat.
Untuk Datuk Penghulu: Diminta menjadi pamong yang melayani warga dengan tulus dan berdiri di atas kepentingan masyarakat.
Ditemui usai pelantikan, Direktur Perumda Tirta Tamiang, Juanda, S.I.P., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam proses pemulihan (recovery) pelayanan dan perbaikan instalasi selama ini.
“Langkah awal pasca-pelantikan ini adalah segera melakukan konsolidasi internal untuk memenuhi lima mandat yang disampaikan Bupati. Kami akan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak untuk membangun kembali kapasitas PDAM agar lebih besar dan jangkauan pelayanan pelanggan lebih maksimal,” ujar Juanda.













