Pemantauan dilakukan personel Pos Polisi Bandar Pusaka, Aipda Sofyan Efendi, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Monitoring merupakan bagian dari langkah antisipasi Polsek Tamiang Hulu terhadap kemungkinan luapan sungai yang dapat membahayakan masyarakat.
Dari hasil pemantauan, debit Sungai Tamiang turun sekitar 50 sentimeter dibandingkan kondisi pada pagi hari. Cuaca di kawasan tersebut juga terpantau cerah, termasuk di wilayah hulu sungai.
Penurunan debit air belum membuat kepolisian menghentikan pemantauan. Personel tetap berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perubahan kondisi sungai.
Perangkat desa diminta segera melaporkan kepada personel piket Polsek Tamiang Hulu apabila terjadi kenaikan debit air. Langkah itu dinilai penting agar potensi perubahan kondisi sungai dapat diketahui dan diantisipasi sedini mungkin.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di sekitar aliran Sungai Tamiang. Anak-anak secara khusus diminta tidak mandi atau bermain di sungai.
Kepolisian menilai kondisi sungai masih memiliki potensi risiko meskipun debit air menunjukkan tren penurunan. Perubahan cuaca maupun kondisi di wilayah hulu dapat memengaruhi arus dan ketinggian air dalam waktu singkat.
Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan perkembangan kondisi sungai dapat diketahui secara cepat sekaligus mencegah jatuhnya korban akibat perubahan debit dan arus air.
Polsek Tamiang Hulu mengimbau masyarakat tetap berhati-hati, mengikuti informasi dari aparat dan perangkat desa, serta segera melaporkan apabila menemukan perubahan kondisi Sungai Tamiang yang berpotensi membahayakan.
Polisi memastikan pemantauan akan terus dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat di sekitar aliran Sungai Tamiang.
Post Views: 17