PIDIE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Tematik (LT) 44 Universitas Syiah Kuala (USK) menutup rangkaian program pengabdian masyarakat melalui kegiatan Malam Apresiasi Literasi yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan, pemutaran video dokumentasi (after movie) serta malam pelepasan bersama masyarakat Desa Blang Paseh. Kegiatan tersebut berlangsung di Meunasah Dusun Tumpok Tirom (Timtim), Desa Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, pada Minggu (2/8/2026).
Malam Apresiasi Literasi menjadi puncak sekaligus penutup seluruh program kerja KKN LT-44 setelah mahasiswa melaksanakan pengabdian selama satu bulan di Desa Blang Paseh. Sebelum acara puncak tersebut, mahasiswa juga menyelenggarakan lomba menulis berbasis isi buku bacaan sebagai salah satu upaya mengukur kemampuan anak-anak dalam memahami, mengolah, dan menuangkan kembali isi bacaan ke dalam bentuk tulisan.
Selama masa pengabdian, mahasiswa KKN LT-44 telah melaksanakan berbagai program literasi yang menyasar anak-anak Desa Blang Paseh, di antaranya kegiatan membaca nyaring, mengulas buku, proyek berbasis buku bacaan, sosialisasi pencegahan perundungan (bullying), lomba mewarnai dalam rangka Hari Anak Nasional, hingga lomba menulis. Seluruh program tersebut dirancang untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi, serta mengembangkan kreativitas anak melalui aktivitas yang edukatif dan menyenangkan.
Ketua Tim KKN LT-44, Dian Rizki Siregar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Blang Paseh, khususnya warga Dusun Tim-Tim, yang telah menerima dan mendukung mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Dusun Tim-Tim, yang telah menerima kami dengan sangat baik selama satu bulan ini. Semoga berbagai program yang telah kami laksanakan dapat menjadi bekal bagi adik-adik untuk terus menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi, serta terus belajar dan berkarya,” ujarnya.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh masyarakat, perangkat desa, orang tua, serta anak-anak yang selama ini aktif mengikuti berbagai kegiatan literasi.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat belajar peserta, panitia mengumumkan pemenang lomba menulis berbasis isi buku bacaan dan menyerahkan hadiah serta sertifikat penghargaan kepada para juara. Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat memotivasi anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan membaca, memahami isi bacaan, serta menuangkan gagasan melalui tulisan.
Suasana haru terasa ketika panitia menayangkan video dokumentasi perjalanan KKN LT-44 selama satu bulan di Desa Blang Paseh. Tayangan tersebut menampilkan berbagai momen kebersamaan, mulai dari pelaksanaan program literasi hingga aktivitas bersama masyarakat. Dokumentasi itu menjadi kilas balik perjalanan pengabdian sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program KKN.
Salah satu anggota TuhaPeut Desa Blang Paseh, Zakaria, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN dalam menanamkan budaya literasi kepada anak-anak desa.
“Terima kasih kepada adik-adik KKN yang telah mengajarkan anak-anak makna Iqra, yang berarti ‘bacalah’. Nilai tersebut sangat penting sebagai dasar dalam menuntut ilmu. Kami berharap semangat belajar dan membaca yang telah ditanamkan dapat terus berlanjut meskipun masa KKN telah berakhir,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Turno Junaidi sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Pidie. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Sampaikan kepada pihak kampus bahwa kehadiran saya malam ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pidie terhadap kegiatan pengabdian mahasiswa yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan nonton bersama yang diikuti oleh masyarakat dan mahasiswa KKN dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian KKN LT-44 di Desa Blang Paseh sekaligus mempererat hubungan silaturahmi yang telah terjalin selama satu bulan.
Melalui Malam Apresiasi Literasi, mahasiswa KKN LT-44 Universitas Syiah Kuala berharap semangat membaca, belajar, dan berkarya yang telah ditanamkan kepada anak-anak Desa Blang Paseh dapat terus berkembang. Meskipun masa pengabdian telah usai, budaya literasi yang dibangun bersama diharapkan tetap hidup dan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, serta berkarakter.
