
LEBANON – Satuan Tugas Civil Military Cooperation (Satgas CIMIC) TNI Kontingen Garuda XXXI-P/United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 155 warga lanjut usia (lansia) di Bassel Al Assad Center, Kota Tyre, Lebanon, Jumat (9/10/2026).
Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dengan dokter umum dan dokter spesialis, serta pemberian obat-obatan secara gratis. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu warga lansia memperoleh akses layanan medis, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas dan membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala.
Kegiatan kemanusiaan itu dilaksanakan melalui kerja sama sipil-militer dengan melibatkan UNIFIL Level 1+ Hospital, Chinese Battalion (CHINBATT), Lebanese Armed Forces (LAF), Yayasan Imam Sadr, Asosiasi Sosial Afnan, serta Kementerian Kesehatan Republik Lebanon.
Dalam sambutannya, Komandan Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL, Letkol Inf Rachmatullah Suwara, S.IP., M.Tr.Mil., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan tersebut.
Ia berharap kegiatan itu dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian medis, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara personel UNIFIL dan masyarakat setempat.

Menurutnya, kolaborasi berbagai unsur dalam kegiatan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah penugasan.
Keterlibatan Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-P/UNIFIL dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan peran prajurit Indonesia dalam mendukung misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pelaksanaan misi tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan stabilitas keamanan, tetapi juga mencakup upaya membangun hubungan baik dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui pelayanan kesehatan gratis dan kerja sama dengan berbagai lembaga lokal maupun internasional, Satgas CIMIC TNI berharap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pasukan perdamaian serta mendukung terciptanya hubungan yang harmonis di Lebanon.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari diplomasi militer Indonesia di tingkat internasional, dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kerja sama lintas lembaga untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah misi perdamaian. (BENU HAW)





Tinggalkan Balasan