PEP Rantau Field Jaga Tradisi Kemanusiaan, Amanah Donatur Pertamina Tiba di Pesantren Aceh Tamiang

Sabtu tepatnya tanggal 3 Januari 2026 lalu dengan cuaca begitu terik, terlihat sosok pria berlari kecil menuju pintu gerbang Pondok Pesantren Misbahur Rasyad Al Aziziyah

Bukan tidak mempunyai alasan berlari kecil, mereka menyambut kedatangan truk bantuan Pertamina Hulu Rokan Zona I yang perlahan memasuki gerbang Pondok Pesantren Misbahur Rasyad Al Aziziyah di Kampung Benua Raja Kecamatan Rantau Aceh Tamiang – Aceh.

Setelah berlari kecil, sosok tersebut menghampiri rombongan. Ia menatap tegak seolah menahan beban yang tak lagi sanggup ia simpan sendiri. Dengan suara bergetar ia mengucap terima kasih sembari menyalami para tamu.

“Terima kasih Pak. Satu bantuan saja sangat bermanfaat bagi kami,” ujar pria yang mengenakan peci dan sarung saat menyalami pegawai PEP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 di pelataran pesantren, Sabtu (3/1/2026) lalu.

Diketahui sosok pria itu adalah Abya Nur Miswari Amir, Pemimpin Pondok Pesantren Misbanur Rasyad Al Aziziyah. Ia menyambut para tamu yang membawa amanah dari Badan Dakwah Islamiyah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1.

Lalu, ia meminta sejumlah pria yang berlari-lari kecil yang tadi menghampiri truk untuk mengangkat berbagai bantuan seperti kasur, perlengkapan ibadah dari atas truk. Bantuan itu kemudian disusun rapi di teras musala.

Tidak jauh dari musala, tampak puing-puing bangunan yang ambruk tersusun di lapangan. Pesantren itu masih dipenuhi lumpur setinggi betis orang dewasa, atau kira-kira 50 cm. Dari kejauhan orang-orang sedang bergotong royong.

Bagi Pak Abya, bantuan yang diterima merupakan jawaban atas doa-doa yang mereka panjatkan seusai tertimpa musibah. Apalagi, proses belajar mengajar akan berlangsung pada 5 Januari 2026.

“Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi kami. Apalagi pada 5 Januari ini, proses belajar mengajar akan berlangsung. Kasur para santri banyak tidak bisa terpakai akibat terendam air banjir. Sekecil apapun bantuan yang kami terima tentu sangat bermanfaat,” katanya saat berbincang.

Setelah itu, tim PHR Zona 1 bergerak menuju Desa Air Tenang, Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang. Tim disambut Teuku Abdullah alias Abah, Pemimpin Pondok Pesantren Bustanul Karamah.

Tak berbeda dari sebelumnya, pegawai PHR membawa satu unit truk berisi ratusan kasur dan perlengkapan ibadah. Bantuan diterima langsung pemimpin pondok pesantren.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga senantiasa membawa keberkahan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.

Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, bantuan yang disalurkan untuk mendukung pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan. Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada empati tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dan terukur.

“Membantu sesama merupakan sunatullah yang baik untuk diikuti dan ditaati terlebih memberikan perhatian di pesantren yang diisi para santri. Kendati kami turut terdampak banjir, kami tetap saling membantu, saling menguatkan dan berupaya bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Posting Terkait

banner 400x130

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *