ACEH TAMIANG — Sekitar 400 peserta mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan Forum Pembina Al-Qur’an Tamiang (FPAT) di Islamic Center Aceh Tamiang, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I.
MTQ yang melibatkan pelajar dari sekolah dan madrasah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus membina generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan apresiasi kepada pengurus FPAT, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap MTQ tidak sekadar menjadi agenda perlombaan keagamaan, tetapi berkembang sebagai ruang pembinaan berkelanjutan bagi generasi Qur’ani di Aceh Tamiang.
“Terima kasih dan apresiasi kepada FPAT, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Semoga MTQ ini terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani di Aceh Tamiang,” ujar Ismail.
Menurut dia, pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna tersendiri karena digelar dua kali dalam setahun, sekaligus berlangsung ketika Aceh Tamiang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.
Kondisi tersebut, kata Ismail, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk terus menjalankan dan mengembangkan kehidupan keagamaan.
Ia menegaskan, MTQ bukan semata-mata ajang kompetisi membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memiliki ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta berakhlak berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tamiang, M. Fajar, mengatakan MTQ yang diselenggarakan FPAT tersebut merupakan pelaksanaan kedua sepanjang 2026.
Kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta dengan melibatkan sekolah dan madrasah di wilayah Kuala Simpang serta sejumlah sekolah lainnya di Aceh Tamiang.
Beragam cabang perlombaan dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, antara lain kaligrafi, tahfiz Al-Qur’an, tilawah, tartil, azan, serta mewarnai untuk tingkat taman kanak-kanak.
Pelaksanaan MTQ diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan potensi peserta sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala SKPK, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tamiang, unsur Forkopimcam, pengurus FPAT, dewan hakim, kafilah, peserta MTQ, serta undangan lainnya.



