Konsultan Desain Kelas Dunia Dampingi Rebranding Logo dan Kemasan Produk UMKM Lokal Tamiang

Berita1666 Dilihat

ACEH TAMIANG — Dalam upaya memperkuat identitas visual UMKM lokal, Nuriza Auliatami, S.S.,M.Si. sebagai Project Manager dengan bangga mengumumkan kehadiran konsultan desain kelas dunia dalam program “Pendayagunaan Motif Tenun Tamiang Dalam Desain Identitas Visual Produk UMKM Lokal Sebagai Upaya Sosialisasi Motif Khas Daerah.”

Program ini terselenggara berkat kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan LPDP Kemenkeu Republik Indonesia melalui Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Pendidikan (Dana Abadi Kebudayaan / Dana Indonesiana).

Sebagai bagian dari program ini, Anggi Louthfi, A.Md. akan berperan sebagai Konsultan Desain dalam pendampingan rebranding logo dan kemasan produk UMKM terpilih. Dengan mengangkat Motif Tenun Tamiang sebagai identitas visual utama, rebranding ini bertujuan menjadikan produk UMKM lebih khas dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Selain itu, program ini juga menghadirkan Reza Rasenda, pendiri Bagerich.com (@bagerich.type), yang akan mendampingi UMKM dalam penguatan desain identitas visual melalui pendekatan desain Original Font.

“Dengan pengalaman dan keahliannya, kami yakin Pak Anggi dan Mas Reza dapat membantu UMKM Aceh Tamiang menciptakan desain logo dan kemasan yang lebih profesional, menarik, identik, dan memiliki nilai jual tinggi. Ini akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan daya saing UMKM lokal kita” ujar Nuriza Auliatami, Projects Manager kegiatan, sekaligus Ketua Yayasan Nata Budaya Nusantara.

Reza, yang merupakan desainer di balik Logo Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (@kemenkebud), dikenal dengan karya-karyanya yang telah digunakan oleh berbagai brand dan institusi dunia seperti Nike, Olympique de Marseille, Paris Saint-Germain, dan Bring Me The Horizon.

“Kami ingin membantu UMKM lokal kita memahami pentingnya desain orisinil dalam membangun brand yang kuat. Dengan penggunaan tipografi khas dan desain logo yang otentik, produk UMKM dapat memiliki karakter yang lebih identik, unik dan berkelas,” pungkas Nuriza Auliatami.

Melalui pendampingan intensif dari para ahli ini, program rebranding diharapkan dapat membawa UMKM Tamiang ke tingkat yang lebih tinggi dalam daya saing pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *