Perkuat Sistem Peringatan Dini, PKPA Realisasikan Program Antisipasi Ancaman Banjir di Aceh Tamiang

Bencana539 Dilihat

SATUKATA.NET | ACEH TAMIANG – Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) merealisasikan program antisipasi ancaman banjir dalam memperkuat sistem informasi peringatan dini dari kawasan hulu dan hilir pada empat kampong di dua kecamatan dalam wilayah Aceh Tamiang.

“Selama tiga bulan kedepan kami akan menjalankan program ini bersama masyarakat pada empat kampong di Aceh Tamiang,” kata Program Manager PKPA, Ismail Marzuki, Kamis (30/11/2023).

banner 400x130

Ismail menyampaikan, empat kampong yang menjadi target intervensi program tersebut merupakan kawasan langganan terdampak banjir di Aceh Tamiang.

Adapun empat kampong tersebut, lanjut Ismail, Kampung Rantau Pakam dan Teluk Halban di Kecamata Bendahara, serta Kampung Pengidam dan Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka.

“Program ini bertujuan untuk membangun koordinasi dan kolaborasi multi pihak yang memperkuat sistem informasi peringatan dini dari kawasan hulu dan hilir,” ujarnya.

Ismail menambahkan, program bersama Konsorsium Sumatera Assessment and Response Network (SMART) dan Forum Stakeholder Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Tamiang. Program itu atas dukungan program ToGETHER di Indonesia.

“Kami berharap empat kampung mitra dapat memperkuat kapasitas dengan fasilitas dan dokumen rencana kontijensi serta operasi dalam menghadapi ancaman banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas peran serta PKPA dalam memperkuat masyarakatnya, terkait dengan pengetahuan sistem antisipasi dini dari ancaman banjir

“Saya mendukung penuh terhadap program Lembaga yang memperkuat Masyarakat dalam isu banjir, terlebih kabupaten kami merupakan langganan banjir,” ungkapnya.

Meurah berharap, keempat kampung yang terlibat interpensi program PKPA untuk mendukung program mitigasi bencana tersebut.

“Sehingga sistem managemen bencana dapat terlaksana dengan baik, dan dapat meminimalisir korban terdampak jika banjir terjadi,” imbuhnya.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *