Nakes Bireuen Silaturahmi Dengan Tokoh Peduli Kesehatan Bireuen

Berita207 Dilihat

SATUKATA.NET. BIREUEN– Ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) Kabupaten Bireuen mengadakan acara silaturahmi dan meuramin di wisata alam Wihni Kulus Bener Meriah yang berjarak sekitar 48 km dari Kota Bireuen pada Minggu,(2/6/2024).

Informasi tersebut diperoleh media ini melalui salah seorang peserta, Rudi saat memberikan keterangan kepada media ini pada Selasa (4/6/2024).

Rudi menjelaskan bahwa acara silaturahmi dan meuramin ini digelar sebagai upaya membangun kekompakan dan sinergisitas diantara profesi kesehatan.

“Dengan kegiatan ini , akan terbangun harmoni dan sinergitas sesama nakes sehingga akan terciptanya kehormanisan dan integrasi yang padu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menuju Bireuen Sehat” ujarnya.

Rahmat menyebutkan kegiatan tersebut diikuti lebih kurang 200 nakes dari berbagai profesi, antara lain perawat, bidan, apoteker, farmasis, fisioterapis, nutrisionis, kesmas, dan tenaga administrasi kesehatan.

Dalam moment silaturahmi ini, hadir Presiden Indonesia Wound Care Association (InWCCA) Ns. Edy Mulyadi, S.Kep.,M.Kep., dan sangat mengapresiasi kegiatan silaturahmi nakes tersebut. Presiden InWCCA menyempatkan diri dari Langsa menuju Wihni Kulus khusus untuk menghadiri acara tersebut sebagai bentuk apresiasinya.

“Luar biasa kegiatan hari ini, ini adalah sebuah momen untuk memupuk rasa kekeluargaan dan kekompakan di kalangan Nakes Bireuen,” ungkap Edy mewakili nakes.

Yang lebih luar biasa lagi, tambah Edy, pada kesempatan ini hadir juga seorang tokoh masyarakat peduli kesehatan yang sangat dikenal luas oleh masyarakat Bireuen, yaitu Mukhlis Cut Hasan atau dikenal dengan Mukhlis Takabeya.

Presiden Edy Mulyadi yang juga owner EdWcare Langsa mengungkapkan bahwa dengan membaca dan mengamati rekam jejak, sangat tidak salah kalau Mukhlis Takabeya ditabalkan sebagai tokoh masyarakat peduli kesehatan.

“Saya memantau dan mengumpulkan informasi dari berbagai kalangan Nakes, masyarakat dan juga media, abangda Mukhlis Takabeya sangat luar biasa kiprahnya dalam dunia kesehatan dan sosial kemasyarakatan, baik sebelum dan saat pandemi covid, kemudian menyediakan ambulance gratis dan juga mendukung nakes dalam berinovasi” sebut Edy.

Selanjutnya, Mukhlis Takabeya yang diminta untuk memberikan sedikit kata sambutan menyampaikan apresiasi dan juga komitmennya untuk tetap dan terus memberikan perhatian kepada dunia kesehatan khususnya kepada tenaga kesehatan Bireuen.

“Nakes adalah pahlawan kesehatan yang berada di garda terdepan melayani dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga perlu mendapatkan perhatian untuk bisa meningkatkan kompetensinya dan juga kesejahteraan, baik dari pemerintah maupun dari non pemerintah,” pungkas Mukhlis Takabeya.{**}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *