Hari Ini, Pj Bupati Asra Tepati Janji Perbaiki Tanggul Jebol

Berita409 Dilihat

SATUKATA.NET | ACEH TAMIANG — Tanggul jebol akibat banjir akhir tahun 2023 lalu di Kampung Gelung Kecamatan Seruway mulai diperbaiki, Sabtu (6/1/2024).

Perbaikan tanggu jebol tersebut dengan menurunkan alat berat (Excavator) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

banner 400x130

“Hari ini tanggul jebol di Kampung Gelung Kecamatan Seruway sedang kita perbaiki,” sebut Pj Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra.

Asra sampaikan untuk perbaikan tanggul yang jebol itu pihaknya tidak perlu menunggu waktu yang pas.

“Ketika air sudah surut dan cuaca mendukung, kita kerjakan terus. Minimal dengan terus kita kerjai, ketika turun hujan di hulu, air di DAS kita sudah tidak masuk kepermukiman warga akibat tanggul jebol,” jelasnya sembari menambahkan dengan langkah ini dapat meminimalisir akan dampak banjir.

Diketahui bersama penanganan yang dilakukan ini sesuai dengan janji dirinya saat melakukan kunjungan di hari pertama kerja menjadi Pj Bupati Aceh Tamiang di permukiman warga Kampung Gelung Kecamatan Seruway, Minggu (31/12/2023) lalu.

“Apa yang kita janjikan harus kita laksanakan. Dan ini penting kita laksanakan perbaikan tanggul, ketika masyarakat membutuhkan pemerintah harus ada,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang Imam Suhery melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi, Fachruddin, ST mengatakan untuk perbaikan tanggul yang jebol di Kampung Gelung tersebut memakan waktu hingga dua minggu.

“Insya Allah, kita akan kerja semaksimal mungkin untuk perbaikan tanggul ini,” sebutnya.

Berita sebelumnya Pj Bupati Aceh Tamiang Drs Asra saat melakukan kunjungan di hari pertama kerja di permukiman warga Kampung Gelung Kecamatan Seruway, Minggu (31/12/2023) siang memastikan penanganan tanggul jebol akan segera ditangani.

“Tanggul yang jebol ini akan segera kita tangani. Setelah kering nanti kita akan turunkan alat berat untuk menimbun kembali tanggul yang jebol sepanjang 6 meter lebih,” tegas Asra.

Sebelum mencapai titik pengungsi, rombongan Pj Bupati Aceh Tamiang Asra yang di dampingi oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto, Kadis Sosial, Zulfikar, SP, Camat Seruway Rusni Devi Ariyanti Manulang S.STP, M.M serta unsur Forpincam Seruway meengarungi air yang tergenang setinggi lutut orang dewasa.

Kerusakan tanggul ini menyebabkan air sungai meluap ke permukiman dan sedikitnya 150 rumah masih terendam. Beberapa titik jalan raya pun terputus akibat genangan air masih tinggi.

“Kami ingin melihat langsung dampak banjir akibat kerusakan tanggul, dampaknya sangat parah dan memang harus ada penanganan serius,” kata Asra.

Penanganan darurat ini diakuinya sangat penting mengingat dampak kerusakan tanggul membuat air sungai masuk ke permukiman.

Genangan air setinggi lutut orang dewasa ini juga menghancurkan areal persawahan.

“Ekonomi masyarakat hancur, banjir ini membuat masyarakat tidak bisa mencari nafkah. Hari ini kami memberikan bantuan bahan pangan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-har,” kata Asra.

Asra mengakui kerusakan tanggul di Gelung tergolong sangat parah karena seluruhnya sudah nyaris roboh ke sungai. Namun perbaikan tidak bisa dilakukan seketika karena terhambat beberapa faktor.

Hambatan utama diakui Asra mengenai kewenangan penanganan aliran sungai berada di Provinsi.

“Perbaikan tanggul ini cuma bisa kita lakukan secara swadaya dengan memindahkan tanggul, tapi ini pun tidak bisa dilakukan karena warga minta ganti rugi karena tanahnya kena pemidahan ini,” bebernya.

Menurutnya saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang hanya bisa melakukan mitigasi bencana dengan tujuan memperkecil dampak bencana. Asra memastikan ketika banjir surut, ekskavator akan dikerahkan untuk memperbaiki tanggul secara swadaya.

“Tahun lalu pola seperti ini sudah kita lakukan di Pantaibalai dan Payaudang, Alhamdulillah sekarang banjir di wilayah itu sudah teratasi,” ungkapnya.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *