Guru Bahasa Inggris Aceh Menangkan Teacher Award TEFLIN 2023

Berita121 Dilihat

BANDA ACEH – Salah seorang guru Bahasa Inggris Aceh, Meta Keumala, S.Pd.,M.Pd. terpilih sebagai guru terbaik dalam ajang Teacher Award TEFLIN. Berdasarkan hasil sidang dewan ahli TEFLIN, guru Madrasah Aliyah Insan Qurani Aceh Besar tersebut berhasil lulus dari seleksi pemilihan guru Bahasa Inggris terbaik se-Indonesia. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh oleh Presiden TEFLIN Prof. Dr. Utami Widiati, M.A., Ph.D. Acara penganugerahaan dilaksanakan pada closing ceremony-cultural night International Conference TEFLIN-EEIC 2023, Sabtu (23/9/2023).

Meta Keumala mengatakan, “Ajang penghargaan ini saya ketahui sejak awal bulan Agustus dimana dalam persyaratannya peserta harus seorang member TEFLIN dan pernah aktif mengikuti kegiatan TEFLIN. Saya sendiri sudah menjadi anggota TEFLIN sejak tahun 2021 dan terlibat àktif dalam seminar online yang diselenggarkan oleh TEFLIN. Seleksi tulis juga masuk dalam kriteria penilaian yaitu esai singkat mengenai pengalaman saya dalam memotivasi dan mengembangkan kapasitas diri saya sebagai guru profesional,” jelasnya.

banner 400x130

The association of Teaching English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN), berkolaborasi dengan Universitas Syiah Kuala, tuan rumah konferensi internasional TEFLIN ke 69th, bersamaan dengan The 3rd English Education International Conference (EEIC) melaksanakan konferensi dari tanggal 22 sampai 24 September 2023 di Banda Aceh. Konferensi ini diadakan secara hybrid dengan tema Digital Transformation and Future Challenges in English Language Teaching (ELT).

“Konferensi internasional TEFLIN ini merupakan bagian dari the 3rd English Education International Conference (EEIC) dan tahun ini Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya,” kata ketua panitia Prof Zulfadli Aziz di Darussalam, Banda Aceh, Jumat (23/9/2023).

Dalam sambutannya pada opening ceremony, Prof Utami Widiati mengungkapkan “It is thoughtful that this conference would serve as a platform to us to come together to share their sights and to explore opportunities as well as solutions for problems that we face during the digital transformation. ”Konferensi ini diharapkan dapat menjadi fondasi dimana penerapan dan proses teknologi dikembangkan menjadikannya sebagai sebuah pertemuan yang mampu menjadi wadaah untuk berbagi pemikiran yang menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi selama transformasi digital dalam dunia Pendidikan”, ucap Prof Dr. Utami Widiati, M.A, Ph.D.

Event ini berlangsung secara tatap muka (onsite) dan dalam jaringan (Online) serta kepanitiaannya dilaksanakan secara maksimal oleh akademisi FKIP Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sekaligus mahasiswa yang menjadi garda terdepan. Ratusan akademisi sekaligus pejabat structural di lingkungan universitas, sekolah tinggi, dan institusi di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam konferensi ini.

Acara tersebut juga dihadiri pakar di bidang Bahasa dan Pendidikan internasional diantaranya Profesor Paul Gruba (University of Melbourne, Australia), Profesor Charlene Polio (Michigan State University, USA), Colm Downes (British Council English Score), Thomas Kaufmann (English Language Fellow at Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Profesor Yunisrina Qismullah Yusuf (Pakar Linguistik USK, Aceh), dan Ruth ( Regional English Language Officer, US Embassy).[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *