Ada Kebencanaan, Masyarakat Aceh Tamiang Harus Tahu Lima Pos BPBD. Ini Titik Posnya

Headline, Pemerintah4740 Dilihat

SATUKATA.NET | ACEH TAMIANG — Masyarakat Aceh Tamiang harus mengetahui titik-titik Pos Kebencanaan yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Titik-titik Pos Kebencanaan yang disiagakan tersebut ada lima titik masing-masing :

1. Pos 1 Kantor BPBD Aceh Tamiang samping GOR Tanah Terban Kecamatan Karang Baru

2. Pos 2 Kota Kualasimpang, Kede Bawah Pinggir Sungai Tamiang

3. Pos 3 Tugu Upah Kecamatan Karang Baru samping Lapangan Bola

4. Pos 4 Simpang Tiga Kampung Kaloy (Pasar/Pekanan) Kecamatan Tamiang Hulu

5. Pos 5 Kecamatan Bendahara depan Gedung Banta Ahmad/belakang Rumah Dinas Camat Bendahara Kampung Mesjid Sei Iyu

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, Iman Suhery melalui Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pemadam Kebakaran, Juli Darmabakti, S.Pd., kepada SATUKATA.NET, Sabtu (28/10/2023) menjelaskan bahwa Pos Kebencanaan yang tersebar di lima titik ini untuk menunjang layanan masyarakat secara baik, efisien dan tepat waktu.

Menurutnya BPBD membentuk Layanan Siaga Kebencanaan atau disingkat ‘Lagak’. Layanan ini disiagakan 24 jam untuk menerima laporan masyarakat tentang peristiwa kebakaran dan non-kebakaran.

Lagak disiapkan untuk melayani pertolongan kebakaran dan non-kebakaran, seperti pohon tumbang, sarang tawon, evakuasi ular, banjir, orang tenggelam, tanah longsor, puting beliung, dan bencana lainnya.

” Masyarakat yang menginginkan pelayanan tersebut dapat menghubungi Nomor +62 811-6731-113,” sebut Juli.

Di sisi lain, Juli berharap ketika ada bencana kebakaran agar masyarakat mendukung kinerja petugas dengan memberi akses ke lokasi kejadian.

“Kita maklum dengan kondisi ketika terjadi kebakaran. Tapi harus kita sadari bahwa kepanikan akan menambah situasi yang tidak baik. Tidak jarang, ketika berjuang memadamkan kebakaran petugas terhambat dengan kerumunan warga,” sebutnya sembari berharap agar masyarakat dapat memberi keleluasaan dalam bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *